Persiapan Pembangunan Masjid Nur Salam dan Asrama Putra Istana Yatim At-Ta’lim Dimulai, Donasi Alat Berat Mengalir

Banjarnegara — Sinnewsbara.com

Setelah proses ikrar wakaf diselesaikan dan adanya dukungan berupa donasi gambar desain masjid serta RAB yang tengah dalam tahap finalisasi dari donatur Bapak Bambang, pengurus Yayasan mulai melakukan tahapan awal pembangunan Masjid Nur Salam dan Asrama Putra Istana Yatim At-Taslim.

Pada rapat koordinasi yang digelar Sabtu, 13 November 2025, dibahas persiapan teknis pembangunan termasuk rencana land clearing dan pengerukan tanah. Pelaksana lapangan sekaligus penanggung jawab teknis pembangunan adalah Subejo, seorang kepala tukang yang sebelumnya berjasa dalam pembangunan Istana Yatim At-Taslim Yasin Terpadu Tahun 2021, yang dinilai berhasil sesuai target.

Prses Alat berat oprasi pengerukan Tanah.

Dukungan Donatur: Alat Berat dan Dump Truk Siap Dikerahkan

Dalam kunjungan silaturahmi pengurus Yayasan bersama Mugianto (pengelola dump truk) kepada Bapak Ali Ahmadi selaku pemilik alat berat (bego/excavator), disampaikan permohonan bantuan untuk pelaksanaan land clearing.

Ali Ahmadi menyambut baik permohonan tersebut dan menyatakan kesiapan memberikan dukungan dengan bentuk hibah penggunaan alat berat tanpa biaya sewa, sementara operator serta kebutuhan BBM ditanggung pihak yayasan.

Selain itu, Mugianto menyatakan siap menyediakan dump truk untuk mengangkut tanah hingga lokasi bersih, dengan estimasi ±170 kali ritasi.

Usai pengerukan Ketua Yayasan Belajar Jadi Operator.

Tahap land clearing dijadwalkan dimulai 22–23 November 2025, dengan estimasi selesai sesuai target awal proyek.

Tanggung Jawab Bersama dan Antisipasi Dampak Jalan Desa

Saat ini Subejo tengah menyelesaikan proyek pembangunan kontrakan 100 kamar lima lantai di Cikarang, Jawa Barat, namun tetap menyatakan siap mendukung proyek pembangunan masjid tersebut.

Melihat potensi dampak lalu lintas armada angkut terhadap kondisi jalan desa Gumiwang kampung Tlaga yang saat ini masih tergolong baru, pengurus Yayasan bersama masyarakat sepakat menjaga asas tanggung jawab dan rasa memiliki.

Kerusakan jalan yang kemungkinan terjadi akibat lalu lintas truk bermuatan berat akan diperbaiki bersama. Yayasan akan menyiapkan 2–3 drum aspal, sementara cuping/bahan penambal akan disiapkan oleh Mugianto dan dalam pengerjaan di lakukan bersama warga.

Alat pengangkut Bego. Usai pengerukan.

Sebagian warga juga mengusulkan agar perbaikan dilakukan setelah pembangunan selesai, untuk mencegah kerusakan berulang akibat distribusi material bangunan.

Musyawarah dan Kekompakan Menjadi Teladan

Koordinasi antara pemilik alat berat, pemilik dump truk, pengurus Yayasan, serta warga berjalan harmonis dan saling mendukung. Semangat gotong royong ini dinilai menjadi teladan dalam membangun fasilitas keagamaan dan sosial secara bersama-sama.

https://vt.tiktok.com/ZSfDD42Pb/

Reporter: Wag — Sinnewsbara.com

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *