Keutamaan Shodaqoh, Oleh Ustadz Imam Heri Purnomo, S.Pd, M.Pd, Di IstanaYatim At-taslim.

Banjarnegara – Sinnewsbara.com
Ahad, 28 September 2025 – Majelis ilmu kembali digelar dengan menghadirkan jamaah sekitar 120 orang yang antusias mengikuti kajian bertema “Keutamaan Shodaqoh”. Acara ini dipimpin oleh Ustadz Imam Heri Purnomo, S.Pd., M.Pd., yang menyampaikan pentingnya memahami makna dan amal sedekah sebagai wujud pengamalan ajaran Islam.

Peserta Kajian bersama Ustadz Imam Heri Purnomo, S.Pd, M.Pd
Ustadz Imam Hadi Purnomo, S.Pd, M.Pd.

Dalam pemaparannya, beliau menjelaskan bahwa shodaqoh bukan sekadar pemberian harta, tetapi bukti keimanan dan kebenaran hati seorang muslim. Sedekah memiliki banyak keutamaan, di antaranya:

  • Menolak bala dan bencana, sebagaimana sabda Rasulullah yang menyebutkan sedekah mampu menolak 70 macam bala.
  • Mengobati penyakit, karena doa orang yang terbantu akan menjadi wasilah kesembuhan.
  • Pahala terus mengalir, bahkan setelah seorang muslim meninggal melalui sedekah jariyah.
  • Mendapat naungan di hari kiamat, doa malaikat setiap pagi, serta terbebas dari su’ul khotimah.
  • Diberi pintu khusus di surga, yakni pintu shodaqoh, sebagai kemuliaan bagi mereka yang ikhlas berinfak.

Ustadz Imam Heri juga menegaskan bahwa dalam Al-Qur’an, Allah mengingatkan agar manusia tidak menyesal di akhir hayat karena lalai bersedekah. “Infakkanlah sebagian dari apa yang telah Kami anugerahkan kepadamu sebelum kematian datang kepada salah seorang di antara kamu” (QS. Al-Munafiqun: 10).

Acara yang berlangsung penuh khidmat ini ditutup dengan doa bersama, memohon agar Allah SWT menjadikan jamaah sebagai hamba yang gemar bersedekah dan dimudahkan segala urusannya.

“Sedekah sekecil apapun dapat melindungi kita dari api neraka, walau hanya dengan sebiji kurma,” ujar Ustadz Imam menegaskan.

Kegiatan ini sekaligus menjadi pengingat bahwa amal shodaqoh adalah investasi abadi yang manfaatnya tidak hanya dirasakan oleh penerima, tetapi juga oleh pemberi hingga kehidupan akhirat kelak.

Ustadz Suchidi yang sekaligus Ketua RW yang aktif  menghadiri kajian ahad pagi akhir bulan di Istana yatim, Menceritakan sekaligus memohon pencerahan, saat ini dirinya sudah memasuki lansia dan aktif ke masjid , cletukan tetangga saat papasan  “ustadz yang rajin ke masjid ya  sudah dekat kematian”, ini Kalimat yang membuat kesal hati dan tidak saya aminkan, harus bagaimana sikap saya yang baik.

Di tengah kajian, Suratno, Ketua RT 3 RW 1, menyampaikan pertanyaan seputar bagaimana contoh konkret penerapan sedekah di masyarakat. Ia menyinggung cerita masjid Jogokariyan di Yogyakarta yang terkenal bisa memotivasi jamaah melalui kegiatan sosialnya.

Kajian ahad pagi akhir bulan,  28 September 2025

Menanggapi hal itu, Ustadz Imam memberikan penjelasan bahwa masjid atau masyarakat bisa menumbuhkan semangat melalui contoh nyata dan perhatian sederhana. “Kuncinya memberi. Misalnya mentraktir makan bersama, atau memberikan sesuatu yang dibutuhkan jamaah. Bahkan ada masjid yang memberikan hadiah bagi yang rajin sholat Subuh berjamaah. Itu membuat orang merasa tersanjung dan dekat di hati. Dari kedekatan itulah mereka bisa diarahkan ke hal-hal baik,” jelasnya.

Wage-Bara_sinnewsbara

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *