Banjarnegara — SinNewsbara.com | Ahad, 26 Oktober 2025

Udara pagi Banjarnegara di akhir Oktober terasa sejuk dan penuh keberkahan. Lebih dari seratus jamaah memadati halaman Istana Yatim At-Taslim Yasin Terpadu untuk mengikuti Kajian Rutin Ahad Pagi Akhir Bulan bersama Ustadz Andy Julianto, da’i muda asal Banjarnegara yang dikenal dengan tutur lembut dan pesan yang menyejukkan hati.
Sosialisasi Pembangunan Masjid dan Asrama Putra

Sebelum kajian dimulai, Ustadz Aryanto selaku panitia pembangunan menyampaikan sosialisasi tentang Program Pembangunan Masjid Nur Salam dan Asrama Putra.
Beliau menjelaskan bahwa panitia telah mulai bergerak melalui penerbitan 3.000 kalender karya milenial YASIN 2026. Kalender tersebut bukan hanya sebagai penanda waktu, tetapi juga sebagai washilah sedekah, karena seluruh hasil penjualan akan digunakan untuk membantu pembangunan masjid.

“Kalender ini adalah bentuk cinta dan kepedulian. Dengan memilikinya, masyarakat turut beramal jariyah untuk rumah Allah,” terang Ustadz Aryanto di hadapan jamaah saat pembagian kalender perdana.
Ketahanan Pangan Organik Terpadu
Pada sesi kedua, Ustadz Aso Sunarso, pengampu anak asrama sekaligus penanggung jawab program ketahanan pangan Yayasan, menyampaikan hasil pembelajaran setelah mengikuti program nyantri tani di Bayu Sehat Mandiri (BSM).
Ia menjelaskan bahwa Istana Yatim kini mulai mengembangkan program ketahanan pangan organik terpadu, meliputi:
Produksi pakan ayam fermentasi organik,
Pemanfaatan kotoran ayam sebagai bahan dasar pupuk alami, dan Penanaman sayuran sehat untuk konsumsi penghuni istana yatim.
Antusiasme jamaah pun luar biasa. Beberapa langsung menyumbangkan tanaman singkong untuk ditanam di sekitar kompleks istana. “Daunnya untuk sayur, batangnya jadi pagar hidup,” ujar seorang jamaah penuh semangat.
Apresiasi dan Dukungan Pemerintah
Ketua Yayasan Yasin mengapresiasi semangat para ustadz dan jamaah yang berkontribusi dalam dakwah dan pemberdayaan. Ia juga menyampaikan bahwa beberapa waktu lalu, Kabid Dayasos bersama staf telah berkunjung untuk monitoring dan evaluasi (monev) terkait penggunaan dana hibah sarpras Istana Yatim, sebagai wujud transparansi lembaga di mata masyarakat.

Materi Kajian: Keutamaan Istighfar
Dalam tausiyah utamanya, Ustadz Andy Julianto—suami dari Ustadzah Ayu yang dua bulan sebelumnya juga mengisi kajian di tempat yang sama—mengingatkan jamaah akan pentingnya memperbanyak istighfar.
“Setiap manusia pasti memiliki dosa dan khilaf. Dengan istighfar, hati menjadi tenang, rezeki dimudahkan, dan jalan hidup diberkahi Allah,” tuturnya penuh kelembutan.
Para jamaah mendengarkan dengan khidmat. Banyak yang menitikkan air mata dan pulang dengan hati yang lebih lapang serta tekad memperbanyak istighfar dalam keseharian.
Menjelang akhir acara, jamaah menerima kalender 2026 bertema cinta dan pembangunan, yang menampilkan foto peresmian Istana Yatim At-Taslim dan ilustrasi pembangunan Masjid Nur Salam. Kalender tersebut menjadi tanda kasih antara yayasan dan masyarakat, sekaligus doa bersama agar pembangunan berjalan lancar dan penuh keberkahan.

Kurang lebih dari seratus jamaah meninggalkan lokasi dengan wajah cerah dan hati penuh harapan.
“InsyaAllah kita berjumpa kembali di Kajian Ahad Akhir Bulan November,” ujar panitia menutup kegiatan dengan senyum hangat.
Wage Bara | SinNewsbara.com
