Kajian Thibbunnabawi, Sehat Ala Rasulullah di Istana Yatim At-Taslim Yasin Terpadu

Banjarnegara – sinnewsbara.com
Ahad, 28 Desember 2025, Yayasan Yasin Banjarnegara melalui Istana Yatim At-Taslim Yasin Terpadu menggelar Kajian Akbar, yang telah rutin di lakukan setiap ahad akhir bulan, bersama jamaah lingkungan Istana yatim At-Taslim dan binaan LKS LU Group 4 dusun Mergayasa Gumiwang Purwanegara Banjarnegara.

Tampilan Santri TPQ Al-Huda Binaan YASIN.

Sebelum kajian dimulai, Tampilan adik- adik dari TPQ Al-Huda pucang, membaca surat surat Al infithor dan hadist harian seperti do’a menuntut ilmu, do’a masuk rumah, do’a mau makan, para santri di tampilkan untuk melatih mental santri dan mematangkan kemampuan menghapal, di hadapan jama’ah kajian Akbar akhir bulan.

Ustadz Aso Sunarso pengampu memimpin do’a pembuka untuk para orang tua jama’ah dengan menyebutkan nama Almarhum-Almarhumah  secara khusus, dan do’a bagi semua hadirin agar setiap langkahnya selalu dalam lindungan Allah, kesehatan, kebahagiaan, keberkahan, serta keberkahan rizqi yang allah berikan.

Sambutan dan Informasi Penting Ketua Yayasan.

Ketua Yayasan yang sebagai pembina LKS-LU Memberikan sambutan Ucapan Selamat datang kepada Ustadz Kholid Nawawi , Dosen Herba, dari semarang. Telah hadir di Istana yatim At-Taslim Yasin Terpadu untuk memberikan pencerahan dan keilmuan kesehatan, Ungkapan rasa syukur Ketua Yasin di akhir desember dengan berbagai kegiatan persiapan pembangunan masjid Nur Salam dan Asrama pria Istana yatim, telah di mudahkan dalam  land clearing membuka lahan, dan telah terbentuk Panitia pembangunan Masjid kolaborasi tokoh lingkungan dan pengurus yayasan. Terpilih Ketua Panitia Eko Suyono Wakil ketua Suratno, Sekretaris Sarno Bendahara Ruswandi, Humas Suchidi, Perlengkapan Setiyanto, Konsumsi Setiastuti dan Sri Handayani,  Dan Informasi akan di laksanakan peletakan batu pertama tanggal 18 Januari 2026, yang akan di ajukan kepada bupati Banjarnegara. Memohon do’a dan dukungan kepada semua jama’ah demi kemudahan pembangunan masjid Nur Salam. Ungkap Wagino.

Kajian Akbar Ahad pagi Akhir bulan 28/12/25

Thibbunnabawi bertema “Sehat Ala Rasulullah”, yang dilaksanakan secara berkelanjutan sejak semalam dan dilanjutkan hari ini. Kajian ini bertujuan memberikan pemahaman kesehatan berbasis Al-Qur’an dan Sunnah Rasulullah SAW.
Dalam kajian tersebut disampaikan bahwa Islam telah mengajarkan konsep kesehatan yang menyeluruh, meliputi jasmani, rohani, dan pola hidup. Rasulullah SAW bersabda bahwa setiap penyakit ada obatnya, dan obat dari penyakit dosa adalah istighfar. Prinsip utama Thibbunnabawi adalah mengonsumsi makanan yang halal dan thayyib, serta menjauhi yang diharamkan seperti khinzir.
Materi kajian mengulas berbagai bahan alami yang dianjurkan dalam Islam, di antaranya madu sebagai obat penyembuh, sumber energi, antioksidan, serta penguat imun tubuh. Madu disebutkan dalam Al-Qur’an sebagai minuman yang di dalamnya terdapat penyembuh bagi manusia. Rasulullah SAW juga menganjurkan pengobatan dengan madu dan Al-Qur’an.


Dalam kajian tersebut disampaikan bahwa Islam telah mengajarkan konsep kesehatan yang menyeluruh, meliputi jasmani, rohani, dan pola hidup. Rasulullah SAW bersabda bahwa setiap penyakit ada obatnya, dan obat dari penyakit dosa adalah istighfar. Prinsip utama Thibbunnabawi adalah mengonsumsi makanan yang halal dan thayyib, serta menjauhi yang diharamkan seperti khinzir.
Materi kajian mengulas berbagai bahan alami yang dianjurkan dalam Islam, di antaranya madu sebagai obat penyembuh, sumber energi, antioksidan, serta penguat imun tubuh. Madu disebutkan dalam Al-Qur’an sebagai minuman yang di dalamnya terdapat penyembuh bagi manusia. Rasulullah SAW juga menganjurkan pengobatan dengan madu dan Al-Qur’an.

Jama’ah kajian Akbar Istana Yatim.

Selain madu, kurma dijelaskan sebagai sumber gizi dan energi yang tinggi, berperan dalam menjaga pencernaan, menstabilkan gula darah, mencegah anemia, serta meningkatkan daya tahan tubuh. Kurma bahkan disebutkan berulang kali dalam Al-Qur’an dan hadis, termasuk anjuran mengonsumsi tujuh butir kurma Ajwah di pagi hari.

Kajian juga membahas habbatussauda (jintan hitam) yang disebut Rasulullah SAW sebagai obat bagi segala penyakit kecuali kematian. Manfaatnya antara lain membantu menjaga kolesterol, gula darah, daya tahan tubuh, serta membantu mengatasi gangguan pencernaan, asma, dan peradangan.


Selanjutnya dipaparkan manfaat jahe sebagai antiinflamasi dan antioksidan, zaitun sebagai buah penuh keberkahan yang bermanfaat bagi jantung, otak, kulit, dan pencernaan, serta susu sebagai sumber nutrisi penting untuk tulang, otot, dan sistem imun. Berbagai tanaman herbal seperti kelor, kunyit, sambiloto, pegagan, dan sirih juga dikenalkan sebagai pelengkap pengobatan alami dalam Thibbunnabawi.


Kajian ini dipandu oleh pemateri berlatar belakang Herbalist Consultant, dengan penekanan bahwa kesehatan yang baik akan melahirkan pribadi yang kuat, produktif, dan gemar berbagi. Konsep Healthy, Wealthy, and Charity menjadi pesan utama, sejalan dengan visi membangun umat yang sehat, sejahtera, dan bermanfaat bagi sesama.

Obat Herbal HNI.

Kegiatan berlangsung khidmat dan mendapat antusiasme jamaah, sekaligus menjadi bagian dari penguatan dakwah kesehatan Islami di lingkungan Istana Yatim At-Taslim Yasin Terpadu Banjarnegara.

Wage|bara|sinnewsbara.com

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *